Senin, 08 Maret 2021
Minggu, 28 Februari 2021
Berdee D1, Rekomendasi yang Tepat Ala Mom Risya
Nah, jadi ceritanya belakangan ini sahabatku tuh sering banget curhat kalau produksi ASInya tiba-tiba menurun. Padahal usia si Kecil masih butuh waktu yang panjang untuk menyelesaikan ASI Ekslusif hingga 6 bulan. Kalau dari cerita Beliau, Breastpump yang ia gunakan sekarang kurang membuatnya nyaman. Sehabis pumping, ASI nyatanya tidak benar-benar terpompa habis, mungkin ini yang menjadikan produksi ASI tidak bekerja secara maksimal. Karena yang kita ketahui, semakin sering mengosongkan PD maka semakin cepat pula PD memproduksi ASI baru. Oleh sebab itu, aku merekomendasikannya Berdee Baby Breastpump dengan tujuan agar sahabatku juga dapat memberikan ASI pada si Kecil hingga masa ekslusif ASI nya selesai.
![]() |
| sumber: berdeebaby.com |
1. Mode Duet
Dengan mode duet ini fitur massage dan suction akan bekerja otomatis secara bergantian tanpa harus Moms pindahkan mode tersebut. Sangat praktis bukan!
2. Alarm Pengingat
Ketika Moms sibuk dan lupa untuk memompa, Moms tinggal nyalakan mode alarm yang tersedia agar sesi memompa tidak terlewat.
3. Sistem Lock dan paused
Moms
dapat mengunci layar saat sedang digunakan untuk menghindari tombol
tertekan saat digunakan. Serta fitur paused yang dapat Moms gunakan
ketika ingin melakukan sesuatu tanpa harus mengulangnya dari awal lagi.
4. Mute atau silent mode
Memastikan suara tidak bising saat mempompa itu penting ya Moms agar si Kecil tidak terganggu saat tidur sekalipun.
![]() |
| sumber: berdeebaby.com |
5. Vacuum Setting
Uniknya Berdee dapat diatur secara terpisah untuk vacuum pada setiap sisinya, dari Level 1 hingga Level 9.
6. Penunjang lainnya
Selain
Breastpump nya yang kece punya, ternyata Berdee juga sudah memberikan
Botol PPSU yang lebih awet, ketahan panas yang lebih oke dan juga tidak
berbau, pastinya pula lebih aman digunakan untuk si Kecil.
Semoga dapat bermanfaat juga untuk moms yang sedang mencari merek Breastpump yang terbaik.
Senin, 01 Februari 2021
SGM Eksplor 1 Menutrisi si Kecil Setelah Selesai Masa MengASIhi nya
Setelah habis masa waktu nya untuk mengonsumsi ASI ekslusif selama 2 Tahun, inilah saat yang paling tepat untuk si Kecil mulai move on pada susu formula. Walau sebenarnya banyak Moms yang tetap melanjutkan pemberian ASI ke tahun berikutnya dengan digaris bawahi selama si Kecil meminta dan selama persediaan ASI masih mencukupi. Sedangkan yang saya alami si Kecil bukan sekedar meminta, tapi memaksa sambil menangis seakan rasa posesif nya membuat saya khawatir kalau ini terus dibiarkan akan semakin parah. Dia seakan tidak bisa melihat per sedetik pun ketika saya mulai "melonjor" langsung meminta menyusu, kalau tidak dikasih? Nangis sekencang-kencangnya. Inilah yang membuat saya merasa mantap untuk menstop pemberian ASI, ya walau ada rasa gundah gulana juga awalnya.
Beruntung si Kecil tidak banyak pilih susu Formula, dan dia juga langsung dapat beradaptasi dengan peralihan ASI menuju formula. Saya pun menjatuhkan susu formula SGM sebagai pilihan pertama saya.
Alasan nya sangat simple sebenarnya, karena kata mama saya dulu saya juga merupakan produk anak SGM, jadi kata beliau kalau mama nya cocok minum susu SGM, pasti anaknya cocok juga. Alasan kedua harganya yang terbilang murah tapi tidak murahan. Akhirnya saya mencoba untuk membeli SGM tahap 1 rasa Madu dengan ukuran kemasan paling kecil untuk mengetahui reaksi pencernaan nya terlebih dahulu.
Setelah satu kotak susu ini habis, bersyukur si Kecil tidak menunjukkan ada tanda tidak cocok atau alergi susu sapi. Biasanya apabila si Kecil tidak cocok dengan salah satu susu formula ciri-ciri nya ialah;
1. Pencernaan yang bermasalah
Diare, muntah, buang air besar terus menerus hingga konstipasi biasa terjadi jika si kecil tidak cocok dengan susu formula.
2. Perut yang kembung
3. Kulit memerah, eksim dan peradangan lainnya
Ketika menghadapi situasi seperti ini Moms harus segera berkonsultasi ke tenaga medis untuk mengatasi reaksi susu tersebut. Biasa nya dokter akan melihat dari riwayat orang tua apakah moms and dads mempunyai riwayat alergi susu sapi atau sebagainya.
Nah dengan begitu, moms tetap harus cermat ya memilih susu dan memantau reaksi pencernaan si Kecil sesudahnya, agar si Kecil juga tetap dapat tumbuh sehat dengan susu formula yang tepat.
Si Pinky Spectra S2+ Andalanku
- Harga sangat affordable untuk type sekelas hospital grade
- Silent mode (hanya 45 Db), suara yang dihasilkan sangat halus, kebetulan anakku sangat sensitif suara, tapi sejak pake S2+ aman loh, ga pernah kebangun lagi.
- Closed system, agar udara luar dan ASIP tidak tercampur, closed system ini pula yang mencegah agar ASI tidak masuk ke motor unit.
- S2+ ini dilengkapi fitur Breast Care, yaitu fitur massage yang berguna untuk merangsang LDR pada PD, ada 5 Level dengan cycle 70 RPM. Nah saya pakai S2+ bisa LDR di 2 menit awal, super cepat sekali kan mancing LDRnya Moms?
- Fitur cycle yang memungkinkan untuk mengatur kecepatan isapan selama pump. Ada 5 level tingkat kecepatan yaitu 38 RPM, 42 RPM, 46 RPM, 50 RPM, 54 RPM isapan per menit dengan 12 level Expression. Kalau saya nyaman di 42 RPM dan Level 9.
- Auto switch off, mesin setiap 30 menit akan otomatis mati.
- Night light & time check, tersedia 2 level pencahayaan, jadi ini sangat membantu sehingga kita tetap bisa pump walau dalam kamar gelap loh, ini the best banget. Kita juga bisa lihat berapa lama kita memompa dengan adanya Time Check.
- Bonus tuas manual. Spectra juga memberikan solusi apabila listrik mati, tetap bisa pump
- Sparepart sudah BPA Free
- Bisa di pakai single/dual pump
- Ada bottle holder di mesinnya
Spectra S2+ ini mengandalkan tenaga listrik untuk mengaktifkannya, jika Moms ingin yang dapat di-charge Mama bisa memilih Spectra S1 yang juga sama-sama Hospital grade juga.
Di usia 8 bulan ini, ASI mulai ga sebanyak dulu, nah di sini kemampuan S2+ terbukti banget bisa bantu untuk meningkatkan produksi ASI, karena dengan dual pump berasa sekali PD terasa kosong maksimal, LDR pun juga cepat terangsang karena setiap isapannya ada getaran-getaran kecil khas isapan bayi, isapannya halus tapi cepat ritmenya.
Jadi Moms, jangan lupa SpeCtra di list ya. Selamat MengASIhi!








